-->
Selamat datang di mediapangandaran.com
Ingin ASI Tetap Lancar Walau Menjalankan Puasa? Inilah Kiatnya!

Ingin ASI Tetap Lancar Walau Menjalankan Puasa? Inilah Kiatnya!

Ingin ASI Tetap Lancar Walau Menjalankan Puasa? Inilah Kiatnya!

MediaPangandaran.com - Menjalani ibadah puasa, sebetulnya tidak menganggu kelancaran pembuatan Air Susu Ibu (ASI) pada ibu menyusui. Inilah alasannya, sebetulnya tak ada larangan untuk ibu menyusui yang keadaan fisiknya sehat, buat melakukan puasa sepanjang sebulan penuh. Tetapi pastinya, saat melakukan puasa sepanjang waktu menyusui, anda kepingin tetap menyediakan ASI dengan jumlah yang memadai buat di kecil, bukan?

Ayo simak kiat-kiat supaya ASI tetap lancar walau menjalankan puasa dibawah ini.

1. Cermati Makanan

Anda dapat memilih sayur-mayur hijau selaku menu berbuka juga sahur. Sayur-mayur yang dapat anda makan antara lain sayur bayam, daun kelor dan daun katuk. Jangan lupa untuk mengkonsumsi kurma ketika berbuka puasa. Sebaliknya buat sahurnya, pilihlah menu oatmeal yang banyak mengandung vitamin, mineral, dan protein. Berbagai menu ini amat berguna buat menjadikan ASI selalu lancar. Buat camilannya, anda dapat memilih biji rami, kacang arab, dan kacang almond.

2. Memperbanyak Minum Air Putih di Malam Hari

Disamping mesti memerhatikan asupan, anda pun penting mengkonsumsi air minum yang lebih banyak pada malam hari. Seperti ketika berbuka, setelah itu dilanjut sedikit-sedikit di malam hari, sampai usai sahur saat menanti waktunya imsak. Pastikan konsumsi air putih anda memenuhi. Karena, kegiatan menyusui akan membuat anda lebih mudah haus. Cara ini pun guna mencegah timbulnya dehidrasi.

3. Istirahat yang Memadai

Menata pola makan dan memenuhi konsumsi cairan dalam tubuh tidaklah cukup buat menjadikan ASI tetap lancar walau melakukan puasa. Hal ini mesti juga diimbangi dengan istirahat yang memadai. Oleh sebab itu, sedapat-dapatnya usahakan buat mengoptimalkan saat istirahat anda tiap-tiap harinya. Paling tidak dengan menyempatkan sedikit waktu buat tidur siang sesudah usai menyusui si kecil supaya pembuatan ASI ketika puasa tetap terpelihara.

4. Perbanyak Lama Waktu dan Keseringan Menyusui

Seperti yang barangkali anda telah kenali kalau pembentukan ASI nyatanya bergantung dengan permintaan di mana kian kerap ASI dialirkan maka kian banyak juga yang dihasilkan. Sehingga ibu menyusui dapat menyusui setidaknya selama 3 jam sekali. Bila hal itu tidak dapat dikerjakan, dapat pula ditukar dengan memompanya.

5. Kemauan dan Berdoa

Untuk anda yang beragama Islam pastinya yakin, kalau Ramadhan merupakan bulan yang sangat makbul buat beroda. Sebab itu, niatkanlah menyusui selaku ibadah supaya lebih berpahala.

6. Jangan Stress

Keadaan mental sang bunda amat mempengaruhi pada fisiknya. Oleh sebab itu, jangan merasa stress saat menyaksikan ASI yang mengalir cuma sedikit ataupun pup si kecil lebih sedikit sebab konsumsi ASI yang kurang.

Demikianlah kiat supaya ASI tetap lancar meski menjalankan puasa. Disamping itu, tetaplah berpandangan positif. Jangan lupa buat bertukar pikiran dengan dokter ketika memilih buat berpuasa waktu menyusui. Termasuk anda pun dapat bertanya dalam kondisi seperti apa semestinya anda boleh melakukan puasa ataupun malah absen sesaat.

Bila kemudian, kondisi anda dan si kecil benar-benar tidak memungkinkan, hendaknya memang jangan dipaksakan dahulu. Semuanya untuk kesehatan anda dan si buah hati pula. Moga-moga info ini bisa berguna.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.