Selamat datang di mediapangandaran.com
FORUM SOSIALISASI NELAYAN GO ONLINE
FORUM SOSIALISASI NELAYAN GO ONLINE

FORUM SOSIALISASI NELAYAN GO ONLINE

FORUM SOSIALISASI NELAYAN GO ONLINE
MediaPangandaran.Com - Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia menjadi pasar potensial bagi produk industri TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Potensi pasar tersebut banyak dilirik oleh negara lain untuk melakukan penetrasi industri. Dalam hal ini, diharapkan industri dalam negeri dapat bersaing, mengingat infrastruktur TIK di tanah air sudah mengalami perkembangan yang cukup besar, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar hasil industri, melainkan pula menjadi kekuatan industri itu sendiri.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melaksanakan program ekonomi kerakyatan menggerakan ekonomi dengan penggunaaan teknologi informasi dan komunikasi, sejalan dengan program pemerintah (Nawacita) ke-3 dan 6, yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional yang terdiri dari Petani Go-Online, Nelayan Go-Online dan UMKM Go-Online.

Nelayan sebagai stakeholders utama di bidang perikanan selalu mendapat perhatian dari pemerintah. Untuk mendukung fokus pembangunan pemerintah Indonesia di sektor kemaritiman dan kedaulatan pangan maka Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun ini memiliki program prioritas Petani dan Nelayan Go Online dengan target 1.000.000 Petani dan Nelayan Go Online. Tujuan program Nelayan Go Online diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan di sektor perikanan dengan memfasilitasi pengembangan aplikasi yang tepat untuk menunjang pengusahaan nelayan serta kinerja sektor perikanan. Di samping itu, program ini diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan nelayan, bukan hanya dalam segi penghasilan, tetapi juga keamanan dan keselamatannya.

Dalam mencapai semua tujuan dari program Nelayan Go Online di Pangadaran, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, PT. XL Axiata, Tbk (Laut Nusantara) dan PT. Aruna Jaya Nusantara.

Program Nelayan Go Online bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan di sektor perikanan dengan memfasilitasi pengembangan aplikasi yang tepat guna, dalam menunjang pengusahaan nelayan serta kinerja sektor perikanan. Target nelayan yang dimaksud adalah nelayan tangkap, nelayan pembudidayaan ikan, dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.

Salah satu upaya menyukseskan program Nelayan Go Online ini adalah melalui sosialisasi dan pelatihan kepada nelayan di seluruh Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim mendukung dan berkolaborasi dengan XL Axiata guna melaksanakan kegiatan sosialisasi dalam peningkatan pemahaman tentang penggunaan Aplikasi Laut Nusantara dan Perdagangan sektor perikanan (Aruna).

Aplikasi ini dimanfaatkan oleh nelayan dalam peningkatan pengetahuan dan teknologi untuk mempermudah nelayan turun melaut sehingga mendapatkan banyak informasi terkait dengan informasi gelombang perairan Indonesia, informasi arah angin, informasi cuaca, peta prakiraan daerah penangkapan ikan, informasi harga ikan pelabuhan, penghitungan BBM, dan informasi kontak pusat riset kelautan.

Kolaborasi tersebut dapat memberikan dampak positif dalam upaya peningkatan ekonomi dan pendapatan para nelayan melalui Pulic Private Patnership (PPP).

Selain itu juga terdapat Aplikasi Aruna yang merupakan aplikasi Marketplace dimana masyarakat nelayan dapat langsung memasarkan hasil tangkapannya kepada konsumen melalui aplikasi ini. Aruna mendapat kepercayaan dari Kementerian Kominfo untuk menerapkan program digitalisasi nelayan, khususnya nelayan tangkap. Pendapatan dari seluruh transaksi melalui aplikasi ini rata-rata bisa mencapai Rp690 miliar setiap bulannya. Mayoritas berasal dari transaksi ekspor, yakni 95%. Aplikasi Aruna terbukti telah dapat menjembatani nelayan dengan konsumen. Hal ini tentu saja dapat memotong rantai distribusi sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan baik kepada nelayan begitu pula kepada konsumen.

Kegiatan Sosialisasi Nelayan Go Online ini dilaksanakan pada hari Selasa, 9 April 2019 pukul 14.00 WIB di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman mengenai kemajuam TIK kepada para peserta, sehingga peserta dapat menguasai perkembangan TIK di bidang perikanan. Selain itu untuk mengenalkan aplikasi Nelayan Go Online yang tepat untuk menunjang pengusahaan nelayan serta kinerja sektor perikanan. Dalam kegiatan ini pula peserta akan dibekali sosialisasi mengenai cara penggunaan aplikasi Nelayan Go Online dengan tepat agar dapat digunakan dalam kegiatan menangkap ikan untuk meningkatkan produktivitas.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak H. Jeje Wiradinata, Bupati Pangandaran dan Ibu Septriana Tangkary SE, MM, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kemkominfo RI. Hadir pula Bapak Jaja Nurulhuda, ST, M.Dev.Plg, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik Dan Persandian Kabupaten Pangandaran dan Bapak Rida Nirwana K., S.Sos.,M.Si., Kepala Dinas Kelautan, Perikanan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan paparan dan diskusi publik dengan menghadirkan Narasumber yaitu Bapak Irham Ahada, Head of Integrated Fisheries System Aruna dan Tjetjep Witjahjono, Tecnical Development Social Inovation Project Corporate Communication, PT. XL Axiata Tbk.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Portal berita online Pangandaran, Medianya orang Pangandaran.