Selamat datang di mediapangandaran.com
Diduga Kelalaian KPU, WNA Teridentifikasi Jadi DPT

Diduga Kelalaian KPU, WNA Teridentifikasi Jadi DPT

Diduga Kelalaian KPU, WNA Teridentifikasi Jadi DPT
Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni Jumat (01/03/2019)

PARIGI, MediaPangandaran.Com - Berdasar kepada Undang Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwa yang berhak menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Di Kabupaten Pangandaran kasus Warga Negara Asing (WNA) yang terdaftar di DPT baru ditemukan satu, diduga ini merupakan kelalaian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran dalam menentukan DPT.

Menurut Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni menjelaskan bahwa di Kabupaten Pangandaran berpotensi tinggi WNA bisa memiliki DPT. "Ya kan Pangandaran ini daerah wisata, tidak sedikit juga warga pangandaran yang menikah kepada WNA," ungkap Uri saat dihubungi melalui telpon Jumat (01/03/2019).

Laporan sementara dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran kata Uri ada sejumlah 36 WNA yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elekrtonik.

"Kemarin kami temukan WNA yang terdaftar jadi DPT di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, kalau potensi sih ada di dua Kecamatan lagi, yaitu Cijulang dan Parigi," Tegas Uri.

Bawaslu kata Uri sudah memerintahkan kepada jajaran dibawah untuk mengidentifikasi lebih lanjut WNA yang terdaftar jadi DPT. "Kami juga sudah berkomunikasi secara langsung dengan KPU supaya segera melakukan koreksi," Tandasnya.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Wartawan at Media Pangandaran.