Selamat datang di mediapangandaran.com
Aswaja Center Pangandaran Kutuk Keras Penembakan Mesjid di Christchruch

Aswaja Center Pangandaran Kutuk Keras Penembakan Mesjid di Christchruch

Aswaja Center Pangandaran Kutuk Keras Penembakan Mesjid di Christchruch
Direktur Aswaja NU Center Kabupaten Pangandaran saat di Madinah, Minggu (17/03/2019)

Madinah, MediaPangandaran.Com - Kejadian penembakan jemaah Mesjid di Selandia Baru yang menewaskan 50 orang mengundang simpati berbagai pihak.

Tidak terkecuali Direktur Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) Nahdlayul Ulama (NU) Center Kabupaten Pangandaran KH Rd Muhammad Hilal Faridz yang juga turut mengutuk keras aksi kebiadaban teroris dan permusuhan terhadap umat islam.

"Mereka, korban penembakan mesjid di Christchurch meninggal dengan keadaan syahid dan mendapatkan tempat terhormat dihadapan manusia dan Alloh azza wa jalla," Tegas Kyai muda asal Kabupaten Pangandaran yang sedang melakukan ibadah umroh di Madinah Minggu (17/03/2019).

Lebih lanjut, Hilal mengaku memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada pemerintah Republik Indonesia yang sudah tanggap mengambil langkah.

"Saya juga meminta supaya pemerintah Selandia Baru untuk mengusut tuntas kasus penembakan hingga ke akarnya dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku," paparnya.

Pemerintah Selandia Baru kata Hilal juga diminta untuk memperketat keamanan dan melindungi warga muslim supaya bisa hidup damai dan menjalankan agama dengan aman.

"Tidak ada agama manapun yang membenarkan pembunuhan dengan motif apapun. Penembakan dua mesjid di Christchurch adalah tindakan pengecut dan tidak bertanggung jawab," Imbuh Hilal.

Diakhir pembicaraan, Hilal juga menyampaikan supaya para tokoh dan warga muslim di Indonesia untuk menahan diri dan tidak emosional.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Wartawan at Media Pangandaran.