Selamat datang di mediapangandaran.com
Tips "Backpacking" ke Jepang dengan Biaya Minim
Tips "Backpacking" ke Jepang dengan Biaya Minim

Tips "Backpacking" ke Jepang dengan Biaya Minim

MediaPangandaran.com - Negeri matahari terbit alias Jepang terkenal dengan mahalnya biaya hidup. Tetapi bukan berarti kita tidak dapat menikmati tinggal di sana, setidaknya selama melancong. Banyak objek wisata keren di Jepang yang menarik untuk dikunjungi. Dengan backpacking anggaran pelesiran ke Jepang bisa ditekan. Lalu, bagaimana cara backpacking ke Jepang dengan biaya minim namun hati puas?

Ada beberapa tips backing ke Jepang dengan biaya murah. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Transportasi merupakan biaya termahal di Jepang. Tapi sebagai turis kita diuntungkan dengan adanya tourist pass yang ditawarkan. Misalnya saja, JR Pass yang biasa dipakai untuk seluruh jaringan kereta, bahkan shinkansen, yang hanya bisa dibeli di luar Jepang. Beberapa agen perjalanan di Indonesia menjual pass ini sesuai dengan hari yang kita inginkan.

Bandingkan saja Shinkasen Tokyo Osaka satu jalan sebesar 12.000 yen dengan JR Pass satu minggu seharga 29.110 yen. Atau pergunakan bus pass wilier seharga 10.000 yen untuk 3 perjalanan dan hanya bisa dibeli secara online untuk perjalanan malam hari. Selain menghemat transportasi juga menghemat biaya penginapan.

Tepat waktu dan disiplin adalah napas dan darah warga Jepang. Misalnya saja, jadwal kedatangan kereta atau bis pukul 12.34. Dapat dipastikan tidak akan terlambat sedikitpun. Jadi, membaca jadwal dan kedatangan tepat waktu untuk menghindari ketinggalan kereta atau bus, karena jika terlambat mereka tidak akan mengembalikan uang tiket karena kesalahan kita.

Sesuaikan pakaian dengan musim. Bawa perlengkapan yang perlu saja. Karena masih banyaknya stasiun kereta menggunakan anak tangga, hindari koper besar beroda jika tidak mau capek. Selain itu, ruang menyimpan barang di kereta juga terbatas. Manfaatkan layanan pengiriman tas koper dari dan ke bandara, hotel, tempat wisata, stasiun, bahkan convinient store.

Membeli oleh-oleh adalah hal yang tidak dapat dihindarkan. Tetapi ingat, petugas di bandara sangat ketat dengan jumlah barang dan berat bawaan. Lebih 1 kg saja mereka akan meminta biaya sesuai dengan harga yang tercantum. Lebih baik berbelanja oleh-oleh di bandara saja, tak akan lebih mahal karena harga di seluruh pelosok Jepang adalah standar.

Jangan takut menginap di hotel karena standar hidup yang tinggi dan pelayanan yang baik, penginapan kelas backpacker pun pelayananannya sama dengan hotel bintang lima.

Jangan takut kesulitan mendapatkan makanan karena di setiap minimarket sudah tersedia berbagai makanan jadi sesuai selera. Ada nasi putih saja, onigiri, atau lauk pauk saja. Harganya pun terjangkau dan tak perlu merogoh kantung terlalu dalam. Bawa bekal makanan supermarket, jadi tak membuang waktu untuk singgah di rumah makan, dan nikmati piknik di taman-taman yang bersih.

Stamina sangat penting karena jalan kaki akan banyak dilakukan. Hindari menggunakan taksi, karena harganya selangit. Siapkan sepatu nyaman untuk menemani perjalanan.

Malu bertanya sesat di jalan. Pepatah ini berlaku di Jepang, walaupun Anda tak bisa berbahasa Jepang dan orang Jepang tak bisa berbahasa Inggris dengan baik. Budaya Jepang yang menolong orang sampai tuntas akan sangat membantu kita saat-saat kesulitan.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.