Selamat datang di mediapangandaran.com
Cara Deteksi Dini Kanker P4yudara dengan Sadari
Cara Deteksi Dini Kanker P4yudara dengan Sadari

Cara Deteksi Dini Kanker P4yudara dengan Sadari

Deteksi dini dengan Sadari merupakan langkah bijak dalam memerangi kanker p4yudara.

MediaPangandaran.com - Kewaspadaan terhadap kanker p4yudara harus terus digalakkan. Penyakit tersebut meski sudah lama ada, sampai saat ini masih menjadi ancaman bagi perempuan. Kanker yang menyebar ke organ lainnya tak jarang menyebabkan kematian pada perempuan.

Kanker p4yudara merupakan keganasan pada jaringan p4yudara. Berdasarkan Pathological Base Registration di Indonesia, kanker p4yudara menempati urutan kedua, setelah kanker mulut rahim. Bila kanker diketahui pada stadium awal, akan memudahkan dokter dalam menanganinya, tingkat kesembuhannya pun tinggi. Jadi, pasien tidak harus kehilangan p4yudara atau nyawa misalnya.

Deteksi dini merupakan langkah bijak dalam memerangi kanker p4yudara, terlebih bagi perempuan yang memiliki risiko terkena penyakit tersebut. Misalnya, perempuan dengan riwayat keluarga terkena kanker p4yudara, entah itu ibu, nenek, atau saudara.

Namun, yang menjadi masalah, mungkin belum semua perempuan mengetahui pentingnya deteksi dini tersebut. Kemudahan dalam mengakses informasi belum tentu diperoleh semua perempuan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama semua pihak yang berkompeten di dalamnya agar semua perempuan bisa teredukasi melalui berbagai cara.

Terkait deteksi dini untuk penyakit kanker p4yudara ini bisa dilakukan dengan cara Sadari atau periksa p4yudara sendiri secara rutin. Sadari dinilai menjadi salah satu cara sederhana, mudah, dan efektif dalam mendeteksi kemungkinan adanya kanker p4yudara secara dini.

Salah satu gejala klinis dari kanker p4yudara adalah adanya benjolan di p4yudara, namun tidak terasa nyeri. Melalui Sadari, kita bisa mengetahui ada tidaknya benjolan di p4yudara. Bila ditemukan benjolan, kita sebaiknya segera mendatangi sarana layanan kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Manfaat dari Sadari telah dirasakan oleh sebagian ibu-ibu. Berkat rutin menjalani Sadari, ketika tiba-tiba ditemukan benjolan di p4yudara bisa segera diketahui untuk selanjutnya mendapatkan penanganan secara medis. Meski tetap harus kehilangan sebelah p4yudaranya, jiwanya bisa diselamatkan. Perlu diketahui, dalam jangka waktu dua minggu, benjolan yang tadinya berukuran kecil dengan cepat bertambah besar.

Langkah cepat yang diambil bisa menyelamatkan ibu - ibu dari keganasan kanker p4yudara. Sebaiknya ibu - ibu secara rutin melakukan Sadari sebagai tindakan jaga-jaga terhadap kemungkinan timbulnya benjolan.

Bercermin dari bahasan tersebut, Sadari seharusnya sudah menjadi bagian dari kebiasaan ibu-ibu di Indonesia. Namun, terkadang kaun wanita/ibu melupakannya karena adanya anggapan p4yudaranya sehat-sehat saja. Padahal, tidak ada salahnya melakukan Sadari sebagai bentuk dari kepedulian kita terhadap diri kita sendiri. Untuk itu, mulai sekarang mari lakukan secara rutin Sadari sebagai langkah awal dalam mendeteksi kemungkinan terkena kanker p4yudara.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.