Selamat datang di mediapangandaran.com
Penghargaan Kembali Didapatkan DLHK Pangandaran
Penghargaan Kembali Didapatkan DLHK Pangandaran

Penghargaan Kembali Didapatkan DLHK Pangandaran

Perwakilan DLHK Pangandaran saat mendapatkan penghargaan dari Plt Gubernur Jabar Moch Iriawan beberapa waktu lalu

Penghargaan Kembali Didapatkan DLHK Pangandaran
Parigi, Mediapangandaran.com - Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup Dunia, Pemerintah Kabupaten Pangandaran dapat penghargaan.

Pasca berdirinya Dinas ditahun 2015 lalu menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Surya Darma menjelaskan Selasa (24/7/2018).

"Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran sudah tiga kali mendapatkan penghargaan," ungkapnya.

Ketiga penghargaan tersebut papar Surya di tahun 2016, kedua di 2017 dan ketiga ditahun ini.

"Penghargaan ditahun ini kan dalam bidang Penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup tingkat Prov Jabar," tuturnya.

Secara administrasi kata Surya dalam penyusunan dokumen sudah dilakukan semuanya, namun secara fisik, "Kami sudah melakukan tindakan dalam pengendalian lingkungan hidup supaya tetap terjaga daya dukung dan daya tampungnya," tegas Surya

Upaya ini tambah Surya dilakukan kepada para pengusaha yang ada di Kabupaten Pangandaran.

"Kami melakukan pembinaan dan keharusan memiliki dokumen lingkungan sebagai pedoman pengelolaan lingkungan hidup pada kegiatan masing-masing usaha," ungkapnya.

Oleh karena itu, ucap Surya, Dinas Lingkungan Hidup sudah mengeluarkan ijin lingkungan sebanyak kurang lebih 150 ijin lingkungan, baik kepada pengusaha hotel, restoran untuk di kawasan obyek wisata dan industri dan pengusaha tower.

"Pokoknya segala bentuk kegiata usaha. Dan alhamdulillah untuk di Pangandaran belum ada pengusaha yang mendirikan perusahaan sebelum memiliki perijinan yang lengkap," ujarnya.

Bagi perusahaan yang sudah lama berdiri sebelum Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran terbentuk.

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan pembinaan serta mewajibkan mereka untuk memiliki dokumen pengelolaan lingkungan atau dokumen evaluasi pengelolaan lingngan,". Pungkasnya.
Advertisement

Baca juga: