Selamat datang di mediapangandaran.com
Belum Ada Dokter Spesialis, Dua Anak HIV/AIDS di Pangandaran Meninggal Dunia
Belum Ada Dokter Spesialis, Dua Anak HIV/AIDS di Pangandaran Meninggal Dunia

Belum Ada Dokter Spesialis, Dua Anak HIV/AIDS di Pangandaran Meninggal Dunia

Ilustrasi HIV/AIDS pada anak, (Net)

Parigi, Mediapangandaran.com - Keberadaan Dokter spesialis anak di Kabupaten Pangandaran saat ini menjadi salahsatu kendala yang sangat mendasar.

Pasalnya, Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yadi sukmayadi saat diwawancarai Kamis (26/7/2018).

Penanganan penyakit pada anak kata Yadi saat ini harus selalu dirujuk ke Rumahsakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar karena di Pangandaran sendiri belum ada.

Seperti halnya Kasus Human Immunodeviciency Virus/Acquired Immunodeviciency Syndrome (HIV/AIDS) yang terjadi pada anak yang teridentifikasi belakangan ini, kata Yadi harus selalu dirujuk ke RSUD Banjar.

"Kan kita belum punya Dokter spesialis dan layanan Anti Retroviral Virus (ARV) untuk anak, jadi ya harus ke RSUD Banjar untuk menerima layanan dan perawatan," ungkap Yadi

Yadi memaparkan, Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Sebanyak dua orang anak sudah meninggal dunia dari 5 anak yang terpapar HIV/AIDS yang tersebar di beberapa Kecamatan di Pangandaran.

"Anak yang meninggal karena HIV/AIDS, satu di Kecamatan Cimerak dan Satu lagi di Kecamatan Mangunjaya," rinci Yadi

Sementara, Program Manager Yayasan Matahari Agus Abdullah menambahkan, "Ada 7 Ibu Hamil lainnya yang positif dan kemungkinan besar HIV AIDS bisa terpapar kepada bayinya," kata Agus

Rata-rata kata Agus, kasus Anak-anak yang sudah terpapar HIV/AIDS di Pangandaran dari kalangan keluarga yang bisa dibilang kurang mampu.

Saat dihubungi melalui telpon seluler, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan anak (P2TP2A) Kabupaten Pangandaran Ida Nurlaela mengatakan bahwa dirinya akan meninjau langsung dan menelusuri lebih lanjut mengenai Kasus HIV/AIDS pada anak di Pangandaran.

"Kalaupun nanti setelah kita meninjau kondisi sebenarnya seerti apa, kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan stake hoder terkait untuk melakukan tindakan selanjutnya," kata Isteri Bupati Pangandaran kepada Wartawan.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Wartawan at Media Pangandaran.