Selamat datang di mediapangandaran.com
Aswaja Center Pangandaran, Dorong Visi Wisata Mendunia Melalui Pengajian
Aswaja Center Pangandaran, Dorong Visi Wisata Mendunia Melalui Pengajian

Aswaja Center Pangandaran, Dorong Visi Wisata Mendunia Melalui Pengajian

Para Santri dan Masyarakat Nahdliyin sedang mengikuti kajian dari Aswaja Center di Pesantren Manbaul Huda Kecamatan Padaherang, Minggu (22/7/2018)


Padaherang, Mediapangandaran.com - Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) Center yang digagas oleh para Kyai muda di Kabupaten Pangandaran terus lebarkan sayap.

Pasalnya, melalui kajian fiqih kebangsaan, para Kyai muda dari kalangan Nahdliyin ini terus tanamkan jiwa Islam Nusantara kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) secara berkeliling Kecamatan di Kabupaten Pangandaran sejak beberapa bulan lalu.

Menurut Direktu Aswaja Center Kabupaten Pangandaran Rd. Kyai. H Hilal Faridz Turmudzi kepada mediapangandaran.com Minggu malam (22/7/2018).

"Keberadaan Aswaja Center di Kabupaten Pangandaran tidak lain untuk mengembalikan kejayaan NU di Pangandaran 20 Tahun silam," ungkapnya.

Selain itu kata Kyai muda yang terlahir di Kompleks Mesjid kaum Cijulang, keberadaan Aswaja Center juga bertujuan untuk mendorong Visi Kabupaten Pangandaran sebagai wisata mendunia.

"Ya kan Aswaja Center ini sebagai Human development, supaya Masyarakat Nahdliyin Kabupaten Pangandaran Khususnya tidak terbawa arus budaya negatif wisatawan yang datang," tuturnya.

Hampir disetiap pengajian yang diadakan Aswaja Center ucap ia masyarakat terus di ingatkan supaya mau mengirimkan anaknya ke Pondok pesantren.

"Kalau di Pesantren kan sudah jelas, materi-materi keaswajaan pasti diberikan kepada para santri," tegasnya.

Bukan melemahkan Pendidikan Formal di Sekolah Umum tukas Hilal, saat ini materi-materi keaswajaan baru masuk di kalangan Pesantren dan lembaga pendidikan dibawah naungan NU.

"Materi-materi keaswajaan ini bisa jadi filtrasi budaya asing loh, kan ini belum masuk di kurikulum sekolah umum,". Tandasnya.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Wartawan at Media Pangandaran.