Tips Mengatasi Darah Haid yang Berlebihan
Tips Mengatasi Darah Haid yang Berlebihan

Tips Mengatasi Darah Haid yang Berlebihan

Cara-cara mengatasi haid yang keluar darahnya berlebihan atau tidak normal.

Tips Mengatasi Darah Haid yang Berlebihan
MediaPangandaran.com - Haid atau tamu bulanan, normal dialami wanita dari usia puber sampai mendekati menopause. Kadang-kadang darah haid keluar sedikit, namun ada yang darah haidnya banyak sekali atau berlebihan sampai menderita anemia serta pucat. Tentunya, darah haid yang keluar berlebihan itu abnormal dan merupakan sebuah tanda terdapat penyakit.

Keluarnya darah haid yang berlebihan tentu tidak normal. Hal itu bisa berakibat pada terjadinya anemia atau penurunan hemoglobin darah yang berperan menghantarkan oksigen darah. Akibatnya seseorang akan kelihatan lemah dan  pucat. Sedangkan haid disebut normal bila siklus haidnya terjadi selama 24 hingga 35 hari dengan lamanya atau durasi haid sepanjang 3 - 7 hari. Disamping  itu, jumlah darah yang keluar setiap siklus haid tidak begitu banyak yakni kira-kira 60 cc.

Secara fisik guna menghitung darah haid yang keluar ialah dengan seberapa sering seseorang melakukan pergantian pembalut yang dipakainya. Wajarnya tiap-tiap hari pada waktu haid seseorang berganti pembalut sebanyak 2 hingga 4 kali, dan haid tak berasa nyeri maupun nyeri ringan dan tak mengganggu kegiatan.

Tedapat 2 hal yang menyebabkan darah haid keluar berlebihan, yakni kelainan hormon wanita dan kelainan anatomi organ kandungan. Kelainan hormon wanita diantaranya lantaran penggunaan pil KB yang salah, tidak ovulasinya siklus haid dan lain sebagainya. Sedangkan kelainan anatomi organ kandungan seperti kanker endometrium, penebalan dinding rahim, endometriosis, adenomiosis, mioma urteri dan sebagainya.

Upaya mengatasinya amat berdasarkan pada sebab adanya gangguan haid. Jika gangguan disebabkan oleh kelainan hormon sehingga akan diberikan obat-obatan guna meredakan hormon. Bila haid yang berlebihan dikarenakan kelainan anatomi seperti kanker endometrium atau mioma urteri sehingga perlu dilakukan terapi bedah seperti operasi radikal atau operasi pengangkatan mioma kuretase.

Lamanya pengobatan tergantung dari hal yang menyebabkan keluarnya darah haid yang terlalu banyak dan jenis terapi pengobatan yang digunakan. Bila diberikan obat-obatan hormon, biasanya obat-obatan itu dapat bekerja cepat dalam tempo beberapa hari, umumnya dibutuhkan durasi pemberian obat dalam beberapa bulan. Sedangkan untuk tindakan operasi diperlukan waktu berhari-hari sampai minggu untuk proses pemulihan luka bekas operasi.
Advertisement

Baca juga:

Admin
Content Writer at Media Pangandaran.