Peregangan Bagi Motoris untuk Memulihkan Stamina
Peregangan Bagi Motoris untuk Memulihkan Stamina

Peregangan Bagi Motoris untuk Memulihkan Stamina

Tips memulihkan tubuh saat berkendaraan dengan sepeda motor melalui peregangan.

Peregangan Bagi Motoris untuk Memulihkan Stamina
MediaPangandaran.com - Menggunakan sepeda motor saat pulang kampung atau keluar kota memang asyik. Bisa lihat pemandangan kanan-kiri tanpa harus terjebak kemacetan. Namun mengendarai sepeda motor dalam waktu yang panjang kerap menimbulkan masalah, terutama menurunnya kemampuan fisik.

Barangkali pada dua jam pertama konsentrasi dan tenaga masih stabil sehingga handling-nya masih mantap. Namun setelah lebih dari dua jam, biasanya masalah kecil akan timbul mulai dari tangan terasa tegang, pinggang pegal, hingga pantat pun panas. Hal-hal itu bisa menyebabkan konsentrasi menurun. Tidak hanya pengendalian kemudi yang dipikirkan, namun juga hal-hal kecil tadi harus juga turut diperhitungkan dan dipikirkan.

Menurut seorang motoris Bandung yang telah melanglang dunia, Jeffrey JJ Polnaja mah, menurunnya fungsi tubuh ini bisa berakibat fatal bagi pengendara karena daya refleksnya bisa berkurang akibat kerja dari peredaran darah di tubuh tidak lagi sempurna dan optimal.

Oleh karena itu, tambah JJ, ada baiknya sang motoris ini beristirahat sejenak barang 5 menit setiap dua jam untuk memulihkan kondisi tubuh dan melancarkan kembali peredaran darah, terutama di daerah tangan, leher, pinggang, pantat, dan kaki yang mulai kaku.

Salah satu bentuk peregangan bagi motoris untuk memulihkan stamina di antaranya bisa menggunakan helm sebagai alat bantu. Pertama pegang helm dengan dua tangan, kemudian angkat ke atas, turunkan sejajar dengan bahu, kemudian membungkuk, dan berjongkok. Kedua, leher diputar dengan menggunakan tangan secara perlahan ke kiri kanan, atas-bawah.

Ketiga, tangan dan pinggang diputar perlahan ke kiri-kanan sampai terasa rasa pegal di pinggang hilang atau reda. Keempat, untuk melemaskan bagiaa paha dan kaki berjongkok dengan salah satu kaki ditekuk di depan. Kelima, dengan menggunakan motor yang diparkir lakukan peregangan kaki tambahan untuk melemaskan daerah belakang lutut dan pantat dengan salah satu kaki dinaikkan ke sadel jok. Semua gerakan diulang sekira 10 kali gerakan atau bergantung senyamannya saja. Bagaimana, sudah enak badannya? Selamat jalan dan tetap waspada selama di perjalanan!
Advertisement

Baca juga:

Admin
Content Writer at Media Pangandaran.