Selamat datang di mediapangandaran.com
Huawei G8, Smartphone Kelas Menengah Dengan Tampilan Dan Fitur Premium
Huawei G8, Smartphone Kelas Menengah Dengan Tampilan Dan Fitur Premium

Huawei G8, Smartphone Kelas Menengah Dengan Tampilan Dan Fitur Premium

Review Huawei G8, spesifikasi dan harganya.

Huawei G8, Smartphone Kelas Menengah Dengan Tampilan Dan Fitur Premium
MediaPangandaran.com - Selama ini Huawei hadir sebagai kuda hitam industri mobile khususnya smartphone. Produsen smartphone asal Tiongkok ini tampaknya ingin mengubah image. Bila dulu dikenal sebagai brand kelas bawah kini tidak lagi. Bebenah diri dengan melakukan beragam inovasi.

Peningkatan kualitas produk pun dilakukan. Tujuannnya agar semakin kompetitif dalam bersaing. Sampai akhirnya, Google pun kepincut untuk dibuatkan Nexus 6P. Kini salah satu portofolio terbaru Huawei hadir dengan julukan Huawei G8.

Smartphone ini menjadi perangkat yang duduk di kelas menengah ke atas. Apa saja yang membuatnya menjadi kuda hitam? Berikut ulasannya.

Desain dan Layar
Ketebalan G8 mencapai 7,5 mm, tapi uniknya ponsel ini terlihat ramping. Faktor desain yang melengkung menjadi kunci. Bagian tepi terlihat berestetika. Pun sudut-sudutnya dibuat menumpuli sehingga membuatnya terlihat dinamis.

Seluruh tubuh G8 dibuat dari bahan aluminium berkualitas. Ketika digenggam, ponsel terasa dingin di tangan. Akan tetapi ketika digunakan di luar ruangan dan terpapar matahari, bahan metal ini cepat panas. Begitu juga ketika digunakan dalam kinerja tinggi.

Dalam genggaman tangan, ponsel 5,5 inci ini mantap dan kokoh dipegang. Bobotnya pun cukup berat. Terasa sekali rancangannya dibuat serius dan detil. Dimensinya masih nyaman dan tidak terlalu penuh bersimpuh di telapak tangan. Secara keseluruhan, tampangnya yang elegan bisa disejajarkan dengan produk kelas premium.

Huawei G8 menggunakan layar 2,5D. Sentuhan jari di atas layar terasa lembut. Terlebih lagi, resolusi Full HD 1080 x 1920 pixels dihadirkan. Ketajaman layar menjadi sangat bagus. Hanya tingkat kecerahan saja yang terasa kurang terang.

Pada respon layar, G8 mendukung sepuluh titik sentuhan. Responsivitasnya terasa gegas saat bermain game. Anda pun bisa melakukan aktivitas bermain jadi lebih menyenangkan.

Antarmuka dan Multimedia
Menjalankan Android 5.1, Huawei membalutnya dengan tampilan UI khasnya. Disebut EMUI v3.1, desain UI ini terbilang simpel. Karena semua aplikasi ditampilkan di dalam home screen.
Terdapat sebelas pilihan tema yang bisa diganti-ganti. Ukuran ikon dibuat cukup besar dan jelas. Sayang ukuran hurufnya kecil sekali, sehingga Anda harus mengubah ukurannya menjadi ukuran Large agar lebih jelas menikmatinya.

Tidak banyak aplikasi bawaan (bloatware) yang disuntikan ke dalam Antarmuka G8. Ini membuatnya terasa ringan dari memiliki kinerja yang lancar. Namun minimnya aplikasi bawaan membuat Interface G8 jadi hanya mengubah sisi desain Android Lollipop saja.

Di musik, keluaran suara dari speaker Huawei G8 terdengar bagus. Semburan speaker bodi terdengar cukup jernih. Meski terasa sedikit 'kering', tapi cukup lantang berteriak. Berbeda ketika menggunakan handsfree, barulah kualitas suara ' terdengar lebih baik. Fitur yang disuntikkan pun aktif saat handsfree tertancap. Sayangnya dalam aplikasi Audio Player bawaan G8 tidak dibenamkan fitur equalizer.

Tampilan Audio Player-nya juga cantik. Dominasi warna biru malam bergradasi ke hijau membuatnya tampak elegan. Selain Audio Player, hiburan lain yang disuntikkan ke dalam G8 adalah Radio FM dan Video Player.

Kinerja
 Secara teknis, Huawei G8 menggunakan chipset Snapdragon 615 dalam kap mesinnya. Namun tentunya Chipset 615 dengan clocked speed mencapai 1,5 GHz ini didampingi dengan RAM 3 GB. Dengan kombinasi seperti itu, di atas kertas G8 bisa menjalankan beragam aplikasi. Menjalankan multitasking, bermain game berat, sekaligus berselancar di sepuluh situs terasa ringan. Hasilnya, semua bisa dilakukan dengan baik dan sesuai harapan.

Kinerja kartu grafis Adreno 405 yang disematkan ke dalamnya bukti tangguh. Hasilnya, game dengan grafis detail seperti Mortal Combat X dijalankan tanpa kendala.

Baterai Huawei G8 terbilang cukup awet. Dengan kapasitas 3000 mAh mampu bertahan rata-rata 8 jam lamanya. Dengan pemakaian norrmal seperti membuka aplikasi, chating, bermain game, dan browsing. Ditambah lagi seharian terrsambung ke konektivitas Wi-Fi.

Selain itu, transfer file menggunakan Bluetooth maupun kabel data lancar-lancar saja. Begitu pula dengan koneksi Wi-Fi yang tidak ditemukan masalah apapun.

Fitur andalan pada G8 adalah sensor sidikjari. Respon membuka layar menggunakan sensor sidikjari ini terbilang cepat. Tidak hanya untuk membuka layar terkunci saja, namun juga digunakan sebagai tombol shutter kamera, menjawab panggilan lepon, dan sebagainya.

Kamera
Kamera utama Huawei G8 berkekuatan 13 MP. G8 memiliki keunggulan di pengambilan gambar low-light. Pada layar smartphone, gambar low-light outdoor di malam hari tampil prima. Ketika dialihkan ke layar monitor yang lebih besar, hasil gambar pun masih bisa diterima. Memang ada efek pasir di dalam foto malam hari tersebut namun kualitasnya masih terjaga.

Gambar outdoor dengan kondisi mendung pun masih bagus, apalagi dalam kondisi cuaca cerah. Wama yang dihasilkan cukup natural. Begitu pula ketika dibawa ke dalam ruangan. Kinerja kamera G8 melebihi harapan Kami.

Namun bila berbicara fitur tambahan, G8 memiliki kekurangan di bagian software. Mengarahkan titik fokus pada kamera G8 susah-susah gampang. Respon fokusnya juga tidak terlalu cepat. Ini membuatnya agak susah mengambit foto Makro. Pilihan mode di kamera bawaan juga terbatas.

Kamera depan sendiri memiliki sensor berkekuatan 5 MP. Hasilnya foto selfie menjadi cukup baik di kondisi terang. Bagi yang ingin tampil lebih cantik, Anda bisa mencoba fitur makeup. Hanya saja fitur ini optimal digunakan selfie. Fitur make up ini akan menyelamatkan Anda saat Anda ingin selfie namun lupa membawa make up.

Harga Huawei G8
Ditilik dari desain serta spesifikasinya, Huawei G8 pantas jadi kuda hitam. Fitur-fitur yang disematkan juga sangat baik, misalnya multimedia, kamera, dan fitur tambahan lainnya. Semuanya harus ditebus dengan harga di kisaran 5,4 juta. Di kisaran harga dan spesifikasi itu G8 bukannya tidak memiliki penantang serius. Hanya saja fitur pemindai sidikjari jadi poin plus. Walau Huawei memiliki kekuatan kamera 13 MP dan kamera dua pesaingnya 16 MP, Huawei G8 boleh diadu.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.