Selamat datang di mediapangandaran.com
Cara Hidup Nyaman dengan Diabetes Mellitus
Cara Hidup Nyaman dengan Diabetes Mellitus

Cara Hidup Nyaman dengan Diabetes Mellitus

Diabetes selalu dihindari banyak orang. Tapi kalau sudah terkena bagaimana? Ternyata ada cara hidup nyaman dengan diabetes mellitus.

Cara Hidup Nyaman dengan Diabetes Mellitus
MediaPangandaran.com - Dengan penanganan yang sedini mungkin, cepat dan terpadu, penderita diabetes bisa hidup nyaman dengan penyakitnya. Ketika terdiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus (DM), seseorang biasanya akan “kebakaran jenggot”. Shock. Hidupnya langsung berubah. Harus tertib mengikuti diet artificial (diet buatan). Makanan yang sehari-hari dikonsumsi langsung dibatasi. Porsinya sedikit. Dibuatkan khusus, dengan rasa yang hambar.

Katakanlah, biasa sarapan nasi goreng, siang makan nasi padang, dan malam makan dengan menu yang sesuai selera. Tiba-tiba, harus sarapan havermouth atau roti gandum, siang disiapkan sedikit nasi dan lauk rendah kalori, malamnya hanya makan buah-buahan, atau disebut diet artificial. Di luar kebiasaan.

Tidak hanya itu, penderita juga dianjurkan, bahkan setengah “dipaksa” untuk berolahraga. Padahal, ia belum tentu punya waktu. Bisa karena kondisi fisiknya yang belum tentu memungkinkan, atau masih terikat dengan jadwal padat kesibukan yang harus dilakukan. Semua treatment tersebut, tentu saja membuat penderita merasa “tersiksa” dan tidak nyaman dengan penyakitnya. Lalu, bagaimanakah cara hidup nyaman dengan diabetes mellitus?

Berikut ini dua cara hidup nyaman dengan diabetes mellitus:

Food Recall

Penderita diabetes sebenarnya masih diperbolehkan untuk makan apa saja. Namun, jumlahnya memang harus terkontrol. Pasien diabetes harus dilayani secara terpadu, dan tidak harus menerapkan diet artificial. Program dietnya disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing individu (pasien). Jadi, sama sekali tidak merubah kebiasaannya. Namun tetap disesuaikan dengan kondisi penyakit diabetesnya.

Namanya food recall dimana pasien diminta untuk mengisi formulir dengan mencantumkan jenis makanan yang sesuai dengan selera dan kebiasaannya.. Nah, ahli gizi akan melakukan adjustment, penyesuaian terkait porsi, jenis dan jumlah kalori yang disesuaikan dengan kondisi  diabetesnya. Artinya, pasien bisa tetap menikmati menu makanan sehari-hari yang sesuai selera dan kebiasaannya. Sehingga pasien tidak merasa terlalu berat dengan dietnya, dan bisa lebih nyaman dengan penyakitnya. Hanya saja, menu tersebut telah disesuaikan dengan kaidah-kaidah yang baik untuk penderita diabetes.

Aktivitas Fisik

Terkait dengan kebutuhan olahraga, juga sama. Pergi pagi, pulang malam. Sampai di rumah, tentu dia sudah capek. Tidak mungkin untuk olahraga. Karena situasinya memang tidak memungkinkan, maka solusi yang disarankan adalah mengganti kebutuhan olahraga dengan aktivitas fisik yang berlebih. Di hari libur, ia dipersilakan untuk melakukan aktivitas olahraga yang sesuai dengan tuntutan penyakitnya.

Ambil satu contoh, ketika sampai di kantor dianjurkan untuk mulai mengubah kebiasaannya. Jika biasanya naik lift ke ruang kerjanya yang di lantai 3, maka ia harus membiasakan diri naik tangga, misalnya. Atau, cari lokasi parkir yang agak jauh dari pintu masuk, sehingga ada  aktivitas fisik dari lokasi parkir menuju pintu masuk, hingga naik tangga menuju ruang kerja. Prinsipnya adalah, mengalihkan kebiasaan kepada aktivitas yang berlebih dan membutuhkan energi. Jangan lupa, mengeluarkan keringat itu sehat.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.