Selamat datang di mediapangandaran.com
Cara Atasi batu Ginjal dengan Terapi ESWL
Cara Atasi batu Ginjal dengan Terapi ESWL

Cara Atasi batu Ginjal dengan Terapi ESWL

Batu ginjal sangat berbahaya jika dibiarkan. Saat ini batu ginjal bisa diatasi dengan terapi ESWL.

Cara Atasi batu Ginjal dengan Terapi ESWL
MediaPangandaran.com - Merasa nyeri di pinggang? Sebaiknya jangan dibiarkan, karena bisa jadi itu gejala awal adanya batu di saluran kencing, terutama ginjal. Daripada dibiarkan lalu membesar sampai harus terjadi operasi besar, terapi sejak dini akan sangat menguntungkan karena tanpa pembedahan.

Gaya hidup membuat pola makan banyak orang berubah. Pola makan yang banyak dipilih justru mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat, kurang bergizi, kurang cairan, dan kelebihan zat tidak diserap tubuh. Hasilnya, penumpukan zat buangan pun terjadi dan lama-kelamaan menjadi batu di saluran kencing, terutama batu ginjal. Sebelum membesar, segeralah diobati dan salah satu terapi yang bisa digunakan itu bernama ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy).

Batu saluran kencing yang berada di ginjal dan ureter bisa disembuhkan dengan terapi ESWL. Namun, ada syarat-syarat yang menyertai seperti ukuran dan juga posisi batu ginjal. Terapi ini sudah populer sejak 1990-an. Terapi ini menjadi pilihan karena tidak perlu tindakan pembiusan dan tanpa sayatan ke tubuh. Seluruh prosesnya terjadi di luar tubuh.

Sesuai namanya ESWL menggunakan teknologi gelombang getar kejut. Alatnya akan ditempelkan ke tubuh pasien lalu mengalirkan gelombang itu. Gelombang akan membuat batu berdisintegrasi molekulnya sehingga menjadi pecahan kecil. Setelah itu, batu ginjal yang sudah dalam pecahan kecil akan dikeluarkan secara alami melalui saluran kencing.

Dosis ESWL sangat bergantung pada ukuran dan prediksi kekerasan batu. Biasanya, terapi dilakukan 45-60 menit dengan pancaran gelombang yang diberikan perlahan. Bila batunya cukup keras, terapinya bisa berjalan sekitar 90 menit.

Terapi ESWL memang memiliki kelebihan. Selain tanpa sayatan atau pembedahan, terapinya pun memungkinkan pasien bisa langsung rawat jalan. Selain itu, prosesnya bisa dijalani tanpa pembiusan dan hanya menggunakan obat antinyeri.Di luar negeri, terapi ini biasanya dilakukan tanpa obat penahan nyeri. Namun, berdasarkan pengalamannya, pasien membutuhkan obat antinyeri supaya bisa tetap tenang dan nyaman ketika menjalani ESWL.

ESWL adalah terapi yang berada di tengah. Batu kecil yang diameternya di bawah 5 mm, biasanya akan keluar dengan sendirinya melalui saluran kencing. Kecuali, posisi batu yang tidak memungkinkan untuk keluar.

Jika batu sudah mencapai ukuran di atas 2,5 cm, biasanya sudah tidak bisa lagi menerima terapi ESWL. ESWL umumnya untuk batu berukuran 1-1,5 cm. Yang besarnya 2,5 cm juga masih bisa tetapi tergantung posisinya juga.

Meski begitu, terapi ini juga memiliki keterbatasan. Selain permasalahan ukuran batu, ada beberapa kondisi pasien yang tidak memungkinkan untuk menerima terapi ESWL Misalnya, pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat dan pasien yang mengalami perdarahan hebat.

Ada gejala khas yang menandakan batu ginjal, selain gejala umumnya. Gejala khas itu seperti nyeri hebat di pinggang yang muncul dan menghilang berulang-ulang. Ada pula gejala kencing yang disertai darah. Kencing berubah warna menjadi merah ataupun putih keruh yang menandakan ada infeksi.

Oleh karena itu, batu ginjal jangan dibiarkan. Sebelum mengiritasi, sebelum menginfeksi, sebelum menjadi kronis dan selnya berubah menjadi kanker, pencegahan adalah yang terbaik dengan berbagai terapi yang dianjurkan.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.