Axioo WinDroid 10G+, Tablet Hybrid Usung Teknologi Dual Boot, Harga 3 Jutaan
Axioo WinDroid 10G+, Tablet Hybrid Usung Teknologi Dual Boot, Harga 3 Jutaan

Axioo WinDroid 10G+, Tablet Hybrid Usung Teknologi Dual Boot, Harga 3 Jutaan

Review Axioo WinDroid 10G+, spesifikasi dan harga terkini.

Axioo WinDroid 10G+, Tablet Hybrid Usung Teknologi Dual Boot, Harga 3 Jutaan
MediaPangandaran.com - Axioo telah meluncurkan produk tablet hybrid bernama WinDroid 10G+. Hybrid bukanlah jenis baru di ranah tablet. Namun Axioo tampaknya punya amunisi ampuh untuk menarik perhatian pecinta gadget. Mereka menanamkan dua sistem operasi sekaligus di Windroid 10G+, yakni OS Android dan Windows 10.

Desain
Axioo Windroid 10G+ merupakan tablet 10.1 inci dengan tambahan dock keyboard. Dudukan ini membuat Windroid 10G+ jadi seperti netbook. Namun unit tablet dan dock keyboard bisa dipisah. Dengan tampang seperti netbook, tentunya pengguna ingin agar tablet hybrid ini bisa diajak bekerja produktif.

Mungkin itulah alasan Axioo membenamkan OS Windows 10. Sistem operasi anyar ini bisa diajak bekerja secara serius. Sayang keyboardnya terbilang kecil untuk meng-input data. Anda yang terbiasa menggunakan keyboard ukuran normal harus beradaptasi terlebih dahulu. Sering tangan pengguna salah meng-input huruf. Belum lagi telapak tidak sengaja menyentuh track pad jadi mengalihkan cursor secara tiba-tiba.

Layar
Layar Axioo WinDroid 10G+ tidak terlalu istimewa. Kecerahan layarnya pas di dalam ruangan namun masih kurang kuat di luar ruangan. Produksi warna juga cukup baik. Walau begitu, tetap saja resolusi 1280 x 800 piksel masih dirasa kurang di layar sebesar 10.1 inci. Resolusi sebesar itu membuatnya kehilangan ketajaman dan kedalaman.

Secara praktis, gambar atau video Full HD jadi buram di layar Windorid 10G+. Ini sedikit menghilangkan kesenangan menikmati konten hiburan. Bugs juga masih didapati di layar Windroid 10G+ dimana ada garis-garis mengganggu, terutama ketika menjalankan OS Android. Anehnya garis-garis mengganggu ini hilang ketika menjalankan OS Windows 10.

Kinerja
Kinerja Axioo Windroid 10G+ terbilang meyakinkan. Diperkuat prosesor quad-core Intel Baytrail-T Z3735G, Windroid cekatan diajak bekerja. Tidak ditemukan kendala serius saat menjalankan Windows 10 maupun Android 5.1. Berselancar di internet, membuka beragam aplikasi, sambil mendengarkan musik menjadi keseharian Anda  ketika memakainya.

Windows 10 cocok sekali digunakan saat tablet dipasangkan ke dock keyboard. Ini mode yang paling pas ketika ingin bekerja. Anda bisa mengetik, meng-input data, membuat presentasi, dan melakukan beragam aktivitas produktif dengan Windows 10.

Sedangkan OS Android paling pas diaktifkan saat santai. Lepaskan tablet dari dock keyboard. Mainkan game atau konten hiburan di atas Android sambil leyeh-leyeh.

Antar Muka dan Multimedia
Tampilan antar muka Windows 10 jauh lebih baik dan mudah digunakan. Sedangkan antar muka Android v5.1 lebih familiar bagi pengguna.

Sayangnya saat masuk ke Windows 10, Anda harus mematikan fitur narrator. Asisten suara ini malah membuat error penggunaa keyboard. Anda pastinya cukup kerepotan ketika ingin bekerja di Windows 10 karena narrator mematikan fungsi keyboard.

Urusan multimedia, tentunya tidak dilupakan begitu saja. Axioo menanamkan dua speaker di samping Windroid 10G+. Keluaran suaranya terdengar stereo dan tentu bertenaga. Ini sangat mengasyikkan ketika ingin menonton film atau game.

Kamera
Kamera memang bukan menjadi andalan dalam produk tablet. Namun tidak dipungkiri jika kamera sebagai bagian yang penting. Sayangnya Axioo tidak berusaha menanamkan kamera berkualitas ke perangkat Windroid 10G+.

Hasilnya memang jauh dari harapan. Produksi warna kamera utama 2 MP tidak mampu mengeluarkan kinerja maksimal. Gambar yang ditangkapnya jadi over exposure. Begitu juga dengan kamera depan 0,3 MP. Mengambil gambar di dalam ruangan cukup terang pun malah terlihat berpasir.

Berikut ini spesifikasi dan harga Axioo WinDroid 10G+:
Jaringan: WCDMA/GSM/HSDPA/
Dimensi: 257.6 x 172.2 x 9.7 mm
Berat: 470 gram (hanya tablet), 600 gram (dengan Keyboard Dock)
Layar: 10.1 inci, IPS LCD capacitive, 16 juta warna, 1280 x 800 piksel
Baterai: Non-removable Lithium 6000 mAh
OS: Dual Boot (Windows 10 & Android Lollipop v5.1)
Hardware: Prosesor Quad-core Intel Baytrail-T Z3735G1.3 GHz - 1.83 GHz,
Kamera utama : 2 MP
Kamera Depan :0.3 MP
Audio Player: MP3/WAV/eAAC
Koneksi Nlrkabel: Wi-Fi, Bluetooth 4.0
Koneksi Kabel: Micro USB, jack 3,5mm, HDMI
RAM: 2 GB
Memori Internal: 32 GB
Memori Eksternal: microSD hingga 128 GB
Messaging: SMS, Email, Push Mail, IM
Harga : Rp 3 jutaan

Nilai jual utama tablet hybrid ini adalah dua OS di dalamnya. Pesaing terdekat di rentang harga yang nyaris sama adalah, Acer One 10. Hanya saja Acer One 10 menggunakan satu sistem operasi saja, yakni Windows 8. Otomatis untuk nutrisi hiburan, Acer One 10 terbilang kurang mumpuni.
Advertisement

Baca juga:

Admin
Content Writer at Media Pangandaran.