Selamat datang di mediapangandaran.com
Tips Memilih Piringan Cakram Sepeda Motor yang Tepat
Tips Memilih Piringan Cakram Sepeda Motor yang Tepat

Tips Memilih Piringan Cakram Sepeda Motor yang Tepat

Tips Memilih Piringan Cakram Sepeda Motor yang Tepat
MediaPangandaran.com - Piranti pengereman pada motor, dalam hal ini piringan cakram, memiliki fungsi yang sangat vital. Salah dalam pemilihan model yang cocok dengan sepeda motor bisa berakibat fatal. Bisa dibayangkan ketika melaju dengan kecepatan tinggi dan piranti penghenti laju kendaraan ini tidak berfungsi maksimal. Bisa mengundang malapetaka.

Saat ini banyak motoris yang bisa mengaplikasikan cakram lebar pada kuda besinya. Jika dilihat dari jenisnya, piringan cakram dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu piringan cakram lebar, standar, dan piringan cakram orbital alias superlebar.

Piringan cakram lebar biasanya dapat diperoleh di toko-toko aksesori motor dengan diameter piringan yang bervariasi, umumnya berukuran 280 mm, 260 mm, 300 mm, dan 320 mm. Dengan lebih besarnya piringan cakram, daya cengkeram kaliper akan lebih besar menimbulkan efek gesekan penghentian.

Oleh karena itu, piringan cakram lebar sangat cocok diaplikasikan pada motor yang memiliki cc besar. Akan tetapi, piringan ini kurang cocok diaplikasikan untuk motor ber-cc rendah. Bila dipaksakan digunakan pada motor ber-cc rendah, dikhawatirkan penggunanya tidak bisa menstabilkan kendali motor karena rem terlalu pakem dan bisa mengakibatkan kecelakaan.

Sementara model kedua, yakni piringan cakram standar, adalah piringan bawaan pabrikan yang ukurannya sudah disesuaikan dengan spesifikasi motor. Bisa dikatakan cakram standar ini sudah teruji kelayakannya dan membuat Anda dapat berkendara dengan aman dan nyaman.

Model terakhir yaitu cakram orbital alias superlebar. Cakram ini sangat tidak dianjurkan untuk digunakan harian karena sangat tidak aman. Piringan cakram ini biasanya memiliki ukuran selebar pelek. Untuk dudukannya memanfaatkan bibir pelek yang dipasangkan dengan baut ukuran kecil. Jika dilihat dari tongkrongan terlihat elegan dan enak dipandang.

Cakram ini memiliki kelemahan kurang stabil dalam pengereman mendadak yang dapat mengakibatkan buyarnya handling. Jadi, cakram ini hanya cocok diaplikasikan untuk motor yang akan mengikuti kontes modifikasi. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih aksesori motor yang satu ini.

1. Sesuaikan lebar cakram dengan spesifikasi sepeda motor Anda. Cakram lebar bisa diaplikasikan pada sepeda motor dengan cc besar karena memiliki daya cengkeram yang lebih besar. Untuk motor dengan cc kecil yang memaksakan diri untuk menggunakan piringan cakram lebar dapat mengakibatkan pengereman terlalu pakem sehingga pengendara tidak bisa menstabilkan sepeda motornya dan dapat menyebabkan kecelakaan.

2. Sebaiknya menggunakan cakram standar pabrikan karena telah diuji oleh pabrik sesuai dengan kecepatan kendaraan Anda. Piringan cakram standar sangat direkomendasikan bagi Anda yang menggunakan motor sebagai kendaraan harian.

3. Untuk mempercantik tampilan motor, Anda dapat mengaplikasikan cakram ukuran lebar yang hampir sama dengan ukuran pelek. Beli cakram lebar keluaran pabrikan yang sudah ternama, jangan menggunakan cakram lebar dari merek yang tidak jelas alias abal-abal sebab menggunakan material buruk. Hasilnya, bukan tambah pakem malah kinerja pengereman menjadi buruk.

4. Pilih cakram lebar yang sudah menggunakan sistem floating. Memang dari segi harga jauh lebih mahal. Rem cakram lebar yang sudah menggunakan sistem floating memiliki kinerja yang sangat bagus karena dapat menghindari panas yang berlebih. Cara membedakan cakram floating dan non-floating yaitu dengan memperhatikan permukaan cakram. Cakram floating terdiri atas dua bagian cakram yang disatukan semacam cincin. Di antara dua cakram terdapat gap, bagian inilah yang membuat cakram ini tidak mudah panas.

5. Setelah mengaplikasikan piringan cakram lebar, Anda harus beradaptasi dengan teknik pengereman. Kebiasaan yang selalu Anda lakukan ketika melakukan pengereman dengan cakram standar tidak bisa lagi dilakukan ketika sudah beralih menggunakan cakram lebar. Kenali karakter cakram lebar sehingga Anda memiliki feel yang pas ketika melakukan pengereman.
Advertisement

Baca juga:


Admin
Content Writer at Media Pangandaran.