Mengenal Sunblock dan Cara Penggunaannya yang Tepat
Mengenal Sunblock dan Cara Penggunaannya yang Tepat

Mengenal Sunblock dan Cara Penggunaannya yang Tepat

Sunblock atau tabir surya sangat berguna untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. ilustrasi (Net)

Mengenal Sunblock dan Cara Penggunaannya yang Tepat
MediaPangandaran.com - Timbulnya tanda-tanda penuaan atau vlek karena dari paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari. Oleh karena itu, sunblock atau sunscreen digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung. Terutama jika tinggal di negara tropis sunblock adalah produk yang wajib dimiliki.

Terkadang orang beranggapan bahwa paparan sinar matahari hanya ada jika ke pantai atau berenang. Padahal pajanan sinar matahari selalu ada di kulit. Bahkan ketika mendung pun sinar matahari tetap ada dan sinar ultravioletnya tetap masuk ke dalam kulit. Oleh karena itu, di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Pasalnya, meski di dalam rumah sinar matahari tetap masuk. Jadi, ketika di dalam rumah kita masih bisa membaca jelas tanpa lampu berarti pancaran sinar ultravioletnya masih sangat kuat.

Ada dua macam tabir surya (sunblock atau sunscreen), yakni tabir surya kimia dan tabir surya fisik. Tabir surya kimia dapat menahan UV B yang mengandung PABA, cinoxate, ecamsule, octocrylene, oktilsalisilat, dan oktil metoksinamat, serta yang bisa menahan UV A dan UV B yang mengandung oksibenson, dioksibenson, avobenson, dan metil antranilat. Sementara tabir surya fisik mengandung titanium dioksida, seng oksida, red petrolatum, magnesium silikat dan kaolin.

Selain itu, kemampuan menahan sinar ultraviolet dari sunblock dinilai dalam proteksi sinar (sun protection factor/SPF). Nilai SPF ini berkisar antara 0-100 dan kemampuan sunblock yang baik berada di atas 15. Pemakaiannya tergantung dari aktivitas yang dilakukan, di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Biasanya untuk aktivitas di luar membutuhkan sunblock dengan SPF di atas 40 dan ketika berolahraga seperti berenang membutuhkan penggunaan sunblock dengan SPF di atas 50. Sunblock perlu dioleskan setiap kali 2 lapis dan mengulanginya setelah berkeringat atau terkena air.

SPF (sun protecting factor) dilihat berdasarkan perlindungan terhadap kulit. Misalnya, orang Asia kulitnya memerah dl bawah sinar matahari selama 10 menit tanpa perlindungan. Maka SPF 30 artinya adalah 30 x 10 menit yakni 300 menit. 300 menit ini dibagi 60 menit (1 jam) yaitu 5 jam. Artinya sunblock SPF 30 bisa melindungi kulit selama 5 jam. Karena itu penggunaannya harus diulang sebelum 5 jam, selama masih ada matahari.

Di samping SPF, sebaiknya juga memperhatikan boad spectrum melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet A (UV A) dan ultraviolet B (UV B). Sementara SPF hanya bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV B. Sunblock yang broad spectrum tandanya adalah PA++. UV A dapat masuk ke kulit hingga lapisan dalam sehingga menyebabkan masalah kulit kering dan keriput. Sementara UV B masuk ke lapisan permukaan kulit sehingga timbul vlek.
Advertisement

Baca juga:

Admin
Content Writer at Media Pangandaran.