Gunung Porang Pangandaran, Wisata Agro dengan Kopi Luwak yang Khas
Gunung Porang Pangandaran, Wisata Agro dengan Kopi Luwak yang Khas

Gunung Porang Pangandaran, Wisata Agro dengan Kopi Luwak yang Khas

Info destinasi Agro Wisata Kopi Luak Khas Gunung Porang. Sumber: (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran).

Gunung Porang Pangandaran, Wisata Agro dengan Kopi Luwak yang Khas
MediaPangandaran.com - Kabupaten Pangandaran berada pada tanah dengan kondisi komposisi tanah yang datar, bergelombang, hingga pegunungan. Maka dari itu Pangandaran tidak hanya dikenal dengan pantainya saja. Sama hal nya dengan Kabupaten lain, daerah Pangandaran juga memiliki pegunungan yang mempesona dan mempunyai tanah yang subur.

Oleh karena itu Pangandaran tidak cuma terkenal dengan pantainya saja yang indah, tetapi ada pula dataran tingginya yang subur. Seperti dataran tinggi yang ada di sebelah utara Pangandaran, tepatnya di Desa Langkap Lancar, Kecamatan Langkap Lancar. Pegunungan yang terkenal dengan sebutan Gunung Porang itu menyajikan pemandangan yang benar-benar menakjubkan. Panoramanya berupa kawasan hutan yang hijau dan lautan lepas pantai.

Tidak hanya panoramanya yang mempesona, tetapi ada satu ciri khusus yang menawan di Gunung Porang ini yaitu kopi luwak. Kopi luwak sangat terkenal, tetapi kopi luwak yang terdapat di Gunung Porang mempunyai ciri khusus yakni dari cara penyajian dan proses pembuatannya. Kopi Luwak itu tercipta oleh para petani yang tinggal di bukit-bukit sekitar Gunung Porang.

Di Gunung Porang banyak sekali tumbuh tanaman kopi, khususnya Kopi Luwak. Biji kopi ini dibiarkan dimakan Luwak. Luwak umumnya cuma mengkonsumsi biji kopi yang sudah betul-betul matang. Lantaran sistem pencernaan luwak itu sederhana sehingga biji kopi tetap utuh saat keluar bersamaan dengan feses. Sistem pencernaan luwak cuma memproses kulit dan daging biji kopinya saja. Enzim pada sistem pencernaan Luwak dapat mengurangi kandungan asam pada biji kopi.

Nah, para petani kopi di Gunung Porang ini lalu mengumpulkan biji-biji kopi itu. Kemudian biji kopi tersebut dijemur dibawah sinar matahari. Biji kopi yang telah kering lantas disangrai/roasting. Setelah itu ditumbuk dengan alat yang masih tradisional. Tumbukannya dibuat dari bahan kayu dan tanpa alat bantu lainnya membuat kopi luwak khas Gunung Porang mempunyai rasa dan wangi yang unik. Kopi ini biasanya disuguhkan langsung bersama makanan khas daerah seperti kicimpring dan ranginang.

Untuk para pecinta kopi yang tengah berlibur di wilayah Kabupaten Pangandaran, silakan datang ke Gunung Porang buat menikmati secangkir kopi luwak yang beraroma dan rasanya mantap sembari melihat pemandangan alam yang sejuk dan begitu indah. Selain itu Anda pun bisa melakukan aktivitas lainnya seperti memetik buah dan sayur, trail adventure, camping dan hiking.
Advertisement

Baca juga:

Admin
I'm a Blogger. Hidup adalah perjuangan, dan perjuangan dalam hidup itu sendiri adalah ibadah. Lakukan apapun atas dasar ibadah, Insya Alloh berkah. Aamiin.