Cara Alami Mengatasi Stretchmark  Agar Tampil Percaya Diri
Cara Alami Mengatasi Stretchmark  Agar Tampil Percaya Diri

Cara Alami Mengatasi Stretchmark Agar Tampil Percaya Diri

MediaPangandran.com - Stretchmark adalah masalah yang sering dialami kaum hawa. Meskipun muncul di daerah tersembunyi seperti lengan atas, paha, payudara dan perut, namun menyebabkan seseorang tidak percaya diri. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Ternyata ada cara alami mengatasi stretchmark agar bisa tampil percaya diri.

Stretchmark yang dalam istilah kedokteran dinamakan striae, adalah sobekan atau retakan yang terjadi pada kulit, kemudian diisi dengan jaringan ikat pada kulit. Tampilan stretchmark nampak seperti beberapa jalur memanjang pada kulit yang warnanya tidak sama dari jaringan kulit di sekitarnya.

Stretchmark umumnya berwarna lebih pucat (putih), kemerahan atau berwarna cokelat kehitaman. Stretchmark bisa terjadi pada semua usia, pada pria ataupun wanita. Stretchmark yang dialami bayi karena kenaikan berat badan yang sangat besar dalam waktu singkat. Pada remaja, stretchmark terjadi karena adanya perubahan hormonal. Jika terjadi peningkatan berat badan yang sangat cepat biasanya stretchmark muncul di perut, paha, payudara dan lengan atas.

Stretchmark pada usia subur terjadi karena kehamilan, yang biasanya terjadi pada bagian sekitar perut, pinggang, paha dan payudara. Sementara stretchmark pada wanita paruh baya disebabkan karena terapi sulih hormon. Pada pria, stretchmark terjadi karena latihan pembentukan otot yang disertai asupan suplemen tertentu.

Cara Alami Mengatasi Stretchmark 

Ada berbagai bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi stretchmark di antaranya olive oil (minyak zaitun), minyak habbatussaudah, minyak ikan (squalene), VCO (virgin coconut oil), wortel dan cuka apel. Minyak zaitun mengandung antioksidan yang banyak, vitamin E dan minyak esensial. Minyak zaitun bisa dioleskan setiap pagi dan sore hari, sesudah kulit dibersihkan.

Minyak habbatussaudah juga mengandung antioksidan yang kuat yang dapat meningkatkan elastisitas kulit. Mengandung zat aktif thamoquinon yang membuat kulit menjadi tidak meradang. Minyak ikan atau squalene yang mengandung asam lemak bagus untuk mengatasi selulit. Karena itu, krim-krim penghilang selulit pun ada yang menggunakan squalene yang dicampur dengan kolagen dan hyaluronic add, yang merupakan penyusun utama matriks kulit.

Beg itu pula VCO yang kaya vitamin E dan antioksidan digunakan untuk mengatasi selulit. VCO bagus dioleskan saat kehamilan trimester kedua dan ketiga. Sedangkan wortel mengandung provitamin A yang baik untuk kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati. Sedangkan cuka apel mengandung acid yang berguna untuk membantu pengelupasan sel-sel kulit, yang biasanya dijadikan campuran lulur atau boreh.

Jika sudah terlanjur ada stretchmark pada kulit, maka bisa diatasi dengan minyak-minyakan tersebut dicampur. Jadi, olive oil dicampurkan dengan 20 persen minyak habbatussaudah. Campuran minyak tersebut dioleskan pada kulit yang ada stretchmark-nya setiap pagi dan sore. Sebelum dioleskan minyak sebaiknya kulit dalam keadaan bersih.

Di samping menggunakan minyak zaitun, minyak habbatussaudah, untuk menghilangkan stretchmark sebaiknya dikombinasikan dengan penggunaan masker wortel. Masker wortel yang mengandung provitamin A ini dapat membantu pengelupasan sel-sel kulit mati sehingga lapisan atas kulit yang ada stretchmark-nya dapat berkurang.

Cara membuatnya wortel diblender dan dibuat jus. Lalu jus wortel yang masih mengandung ampasnya ini ditambahkan kalsium bubuk masker. Bisa dicampurkan dengan 1 sdm (10 persen) cuka apel. Selanjutnya dioleskan pada kulit yang ada stretchmark-nya. Setelah itu didiamkan selama 15-20 menit, lalu dibersihkan.

Untuk hasil maksimal, sebaiknya masker wortel dilakukan rutin seminggu sekali. Ampasnya berupa serat-serat kasar dari wortel bisa dijadikan lulur, yang dapat dilakukan sebulan sekali. Lulur ini fungsinya adalah untuk membantu pengelupasan sel-sel kulit mati.
Advertisement

Baca juga:

Admin
Portal berita online Pangandaran, Medianya orang Pangandaran.