Selamat datang di mediapangandaran.com
Apa itu Rubella dan Gejalanya?
Apa itu Rubella dan Gejalanya?

Apa itu Rubella dan Gejalanya?

Mengenal Rubella dan Gejalanya. Foto ilustrasi by Ilham CA

Apa itu Rubella dan Gejalanya?
MediaPangandaran.com - Rubella adalah salah satu penyakit ringan, namun bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan jika sudah parah. Penyakit ini dipicu oleh infeksi virus dan menular melalui perantaraan lendir bersin atau ingus seseorang yang sudah terinfeksi sebelumnya. Nama lain dari Rubella adalah “campak Jerman”. Penyakit tersebut sering menyerang anak-anak hingga dewasa.

Orang yang tekena penyakit rubella sering ditemukan muncul ruam merah muda pada kulitnya. Awalnya mungkin hanya berbentuk bintik-bintik. Hanya saja akan terasa gatal. Penyebaran gejala menjalar dari belakang telinga, leher, hingga kepala. Ruam dapat bertahan selama satu minggu. Gejala penyerta lainnya adalah demam, kelenjar getah bening di area leher dan kepala membengkak, hingga memicu nyeri sendi.

Rubella jika tidak ditangani akan berbahaya bagi kesehatan. Menurut studi, dari 6.000 kasus pasien rubella ditemukan ada satu yang mengalami radang otak. Rubella dapat pula memengaruhi pembekuan darah sehingga luka berdarah tidak segera mampat. Virus rubella akan mengalami inkubasi selama 14-21 hari. Gejala ruam muncul di masa 14-17 hari setelah terinveksi.

Kebanyakan serangan rubella berlangsung dalam kondisi ringan. Hanya saja jika dengan melihat gejala yang nampak diduga mengalami rubella, sebaiknya segera menghubungi dokter. Diagnosis rubella terlihat dengan melakukan tes darah. Saran dokter sangat diperlukan terutama jika yang terserang adalah ibu hamil.

Bahaya ibu hamil terserang rubella yaitu dapat memengaruhi janin yang dikandungnya. Virus akan menular ke janin dan berisiko lahir dengan kondisi cacat. Kejadian seperti ini kerap disebut dengan sindrom rubella bawaan (Congenital Rubella Syndrom/CRS). Cacat lahir akibat infeksi rubella dapat menyebabkan bayi mengalami cacat mental, katarak, tuna rungu, fungsi jantung tidak normal, hingga masalah dalam pertumbuhannya.

Oleh sebab itu saat rubella menyerang sebaiknya meminta saran dan penanganan dari dokter. Sama seperti peyakit lainnya, penyakit rubella yang ditangani lebih dini berpeluang mendapatkan kesembuhan lebih besar dan meminimalkan risiko yang ada. Saat ini pencegahan rubella dilakukan dengan melakukan vaksinasi MMR.
Advertisement

Baca juga:


Admin
I'm a Blogger. Hidup adalah perjuangan, dan perjuangan dalam hidup itu sendiri adalah ibadah. Lakukan apapun atas dasar ibadah, Insya Alloh berkah. Aamiin.