Kajian: Pentingkah Perawan Itu Bagi Anda?

MediaPangandaran.com - Berdasarkan penelitian beberapa tahun lalu yang sempat menggemparkan Indonesia, yakni 90% perempuan dikota-kota besar sudah tidak perawan lagi.

Anda sebagai perantau yang juga mahasiswa yang kebetulan hidup di kos-kosan mungkin merasakan fenomena ini. Dilingkungan anda sudah hal lumrah bagaimana pasangan muda-mudi dalam menjalin cinta. Apalagi jika mereka sering kumpul berdua didalam kamar kos.

Foto Ilustrasi. (Prustasi).

Lantas pertanyaannya, seberapa pentingkah keperawanan bagi anda? Pertanyaan ini tidak cenderung untuk kaum laki-laki saja, tetapi juga kaum wanita.

Keperawanan memang sangat penting bagi wanita yang belum pernah menikah, Ini merupakan bagian dari kesempurnaan seorang wanita sebagai mahluk yang suci. Tapi pertanyaannya adalah:

Apakah semua wanita yang sudah tidak perawan tidak baik? Apakah wanita yang masih perawan juga Baik? Karena yang perawan tapi kelakuannya dalam pergaulan tidak baik, menggunakan pakaian yang tidak baik serta tutur kata yang tidak baik justru menjadikan wanita perawan itu tidak baik dimata umum dan Tuhan. Begitu juga sebaliknya.

Faktor penyebab kehilangan keperawanan seorang wanita sebelum saatnya adalah karena wanita-wanita berperilaku tidak baik, pergaulan yang tidak baik serta menggunakan pakaian yang tidak baik juga. Dengan kata lain, kesimpulannya yang terpenting dari seorang wanita adalah bukan dari keperawanan. Melainkan baik tidaknya dia saat ini.

Ada pepatah mengatakan:
“jangan menilai seseorang dari masa lalunya, tapi nilailah seseorang dari siapa dia sekarang ini”.

Fenomena yang terjadi adalah, banyaknya kaum lelaki yang menuntut keperawanan bagi calon istrinya. Laki-laki bahkan cenderung mengesampingkan kalau dirinya sudah tidak perjaka, tetapi tetap menginginkan wanita yang perawan untuk dijadikan sebagai istri. Kenapa demikian? sementara kaum perempuan tidak pernah menuntut laki-lakinya perjakan atau tidak?

Ibarat jual beli, laki-laki posisinya adalah sebagai pembeli, sementara perempuan adalah penjual. Laki-laki sangat wajar jika ingin membeli sesuatu haruslah yang sempurna. Sementara tidak wajar sebagai wanita (penjual) menuntut cacatnya si pembeli.

Dari uraian diatas sudah jelas bahwa keperawanan adalah suatu hal yang nantinya akan dijual belikan. Tapi bukan dibeli oleh harta uang atau cinta. Melainkan oleh tanggung jawab, akad Nikah dan cinta.

Lantas, bagaimana dengan seorang pria yang selalu menginginkan wanita yang masih perawan untuk dijadikan Istri? Pria tersebut bukanlah pilihan yang tepat dan baik karena mereka tidak belajar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau mencontohkan kalau istri-istrinya bukanlah dari seorang perawan. Tapi sudah jelas, istri-istri Nabi Muhammad SAW adalah wanita-wanita yang baik.

Laki-laki yang baik tidak akan menuntut wanita yang harus selalu perawan untuk dijadikan istrinya. melainkan menginginkan wanita yang baik untuk dijadikan istri. Sebaik-baiknya laki-laki (Nabi Muhammad SAW) mengutamakan baiknya seorang wanita bukan dari segi keperawanan.

Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang sering kita dengar berikut ini bisa menjadi bahan pertimbangan anda:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)

Banyak orang menafsirkan ayat itu dengan versinya sendiri-sendiri. Sebagian Ulama pun mengartikannya sebagai sebuah peringatan bagi kita dalam memilih dan menentukan pasangan hidup.

Tapi lihatlah, adakah perintah Allah SWT ini berbunyi laki-laki perjaka untuk wanita perawan? Tidak ada bukan. yang ada laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik, begitu juga sebaliknya. Wallohu a’lam.

Setiap orang memiliki masa lalu yang mungkin sangat kelam. tapi bukan berarti mereka tidak memiliki hak untuk menjadi orang baik dimasa sekarang. Seorang 'psk' pun berhak untuk bertobat dan berbuat baik. Sungguh berdosa kita jika tidak mendukung mereka untuk berbuat baik.

Terlepas penting atau tidaknya sebuah keperawanan, berhubungan seks sebelum nikah adalah hal yang sangat berdosa. Selain itu, sudah jelas banyak laki-laki yang menginginkan wanita yang masih perawan karena banyak diantara laki-laki tersebut masih perjaka. Atas dasar apapun baik Agama, Norma, Tanggung jawab dan lain sebagainya, Menjaga keperawanan adalah WAJIB hukumnya bagi setiap wanita. Secara mental bagi seorang wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seks pra nikah akan terganggu psikologisnya, selalu mengingat masa lalunya dan akan merasa dirinya sudah hina dan tidak berharga.

Cinta yang tulus yang abadi adalah Cinta yang saling melindungi, saling menasehati akan perbuatan keji dan mungkar, Cinta yang diridhoi Allah SWT.

Menurut Anda, Apakah Keperawanan itu Sangat Penting atau Tidak????

Silahkan tinggalkan komentar Anda di kolom komentar yang ada di bawah artikel ini, dan share ke teman dan sahabat kita yang lainnya.

Artikel Kiriman dari:

Andi Rahman
Kota Bandung
Hp: 087866576XXX

Bagi anda yang ingin berpartisipasi mengirimkan artikel tentang apapun, silahkan kirimkan ke redaksi kami: Email : mediapangandaran@gmail.com . Sertakan Nama dan Alamat anda. Beserta Nomor HP yang bisa dihubungi untuk memberitahukan artikel anda sudah di publish.